IMPLEMENTASI MODEL PENDIDIKAN SOSIAL FINANSIAL ANAK USIA DINI DI PEDESAAN

Model pendidikan sosial finansial Anak Usia Dini di wilayah pedesaan adalah salah satu model yang direkomendasikan oleh Direktorat Pendidian Anak Usia Dini tahun 2019.  Model pendidikan sosial finansial di wilayah pedesaan merupakan integrasi rumusan kemampuan pada program pendidikan sosial finansial yang telah diadaptasi oleh PP PAUD & Dikmas Jawa Barat dari Aflatoun-Internasional dengan muatan materi yang selanjutnya disinkronisasikan dengan kompetensi-kompetensi dasar pada kurikulum 2013 PAUD. Adaptasi juga dilakukan melalui penyesuaian dengan karakteristik dan budaya yang berlaku di Kalimantan Timur. Proses pengembangan melalui tahapan studi pendahuluan, penyusunan draft model dan uji coba dalam skala terbatas & luas.

Model pendidikan sosial finansial Anak Usia Dini di wilayah pedesaan yang diimplementasikan di Kalimantan Timur telah disesuaikan dengan konteks lokal, seperti tokoh utama yang semula bernama Aflatoun berupa percikan api berasal dari langit diganti dengan tokoh Antan berupa anak Orang Utan berasal dari Bukit Bengkirai. Penambahan lagu daerah berbahasa Kutai terkait dengan salah satu cerita yang ada dalam modul, dimaksudkan agar anak mengenal budaya daerahnya. Dari hasil identifikasi, diketahui salah satu masalah yang muncul di PAUD terkait dengan pendidikan sosial finansial pada Anak Usia Dini adalah kurang bermaknanya menabung, sikap boros anak, dan kurang menghargai uang koin. Materi yang diberikan dalam model pendidikan sosial finansial Anak Usia Dini di wilayah pedesaan antara lain penanaman karakter Hemat, Peduli, dan Menabung. Selain itu ada pengenalan uang baik uang koin maupun uang kertas. Dan pada puncaknya dilaksanakan hari pameran dan hari pasar di mana anak akan menjadi penjual dibantu oleh orangtua. (*PLS_)