Rapat Koordinasi BP PAUD dan Dikmas Kalimantan Timur dihadiri Bunda PAUD Kaltim

SAMARINDA- Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) adalah penanganan anak usia dini secara utuh dan menyeluruh, mencakup layanan gizi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan dan perlindungan, yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat.
Hal tersebut disampaikan oleh Bunda PAUD Kalimantan Timur Hj. Norbaiti Isran Noor, AMd, SH. saat hadir di tengah rapat koordinasi Pendampingan Fasilitasi Penanggung Jawab Satuan Pendidikan PAUD Dikmas Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SPNP) Rabu, (6/10/2021) di Mj Hotel Samarinda.
Menurutnya, untuk mewujudkan PAUD HI tersebut tidaklah mudah, sehingga dalam menghadapi tantangan yang ada, kata Norbaiti seluruh kegiatan Bunda PAUD HI harus disinergikan agar dapat bergerak bersama dan seirama dalam menjalankan dan mewujudkan program tersebut sampai ke tingkat Kelurahan dan desa.
“Bahwa program ini harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, sinergi dengan koordinasi berkelanjutan, mencakup semua cakupan pelayanan anak usia dini, agar semua PAUD dapat menjadi PAUD HI” kata Noorbaiti.
Bunda Paud Kaltim berharap, seluruh pelayanan pengembangan anak usia dini dapat dilaksanakan secara holistik dan terintegrasi, didukung dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) dan keberadaan gugus tugas PAUD HI, sehingga tercapai percepatan terwujudnya anak yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia sejak usia dini.
“Tentu kolaborasi menjadi kata kunci untuk mewujudkan fungsi dan tujuan PAUD HI tersebut, selain adanya peran aktif pokja PAUD sendiri dan sinergi semua pihak menjadi kunci penting utama mempercepat realisasi program PAUD HI ini” ujarnya lagi.
Senada dengan itu, Kepala BP PAUD dan Dikmas Kalimantan Timur Ahmad Romansyah menyampaikan salah satu pemangku kepentingan yang dipandang memiliki peran strategis dan utama untuk mengolaborasikannya dan menciptakan layanan PAUD HI di Kabupaten/Kota yang berkualitas Holistik Integratif adalah keberadaan Bunda PAUD Kabupaten sendiri.
“Hal tersebutlah yang melatarbelakangi dilaksanakannya Rapat Koordinasi ini, sehingga dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal untuk wadah diskusi dan kolaborasi dalam merumuskan kebijakan pengembangan anak usia dini dan pendidikan masyarakat yang sesuai dengan kondisi yang optimal pada pelaksanaan program PAUD dan Dikmas” paparnya antusias.
Romansyah juga berharap, dengan adanya rapat koordinasi yang turut dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kaltim ini dapat memberikan pencerahan mengenai arah kebijakan PAUD HI yang berkualitas untuk Kabupaten/Kota pada tahun mendatang, sehingga, akan terbentuk persepsi, arah dan tujuan yang sama dalam mengimplementasikan pengembangan anak usia dini yang Holistik dan Integratif, di Kalimantan Timur.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja kali ini, dimana bisa langsung berkoordinasi dengan stakeholder terkait yang pada akhirnya bertujuan mempercepat terealisasinya PAUD dan Dikmas mendatang” ungkapnya.
“Semoga segala niat baik dan upaya kita senantiasa berada dalam petunjuk, bimbingan, ridha dan perlindungan Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa” tutupnya. (ekho)