Tri Widayati, S.P., M.Pd. – Widyaprada Ahli Madya BP PAUD dan Dikmas Kaltim Menerima Apresiasi Publikasi Keaksaraan di Media Cetak dan/atau Daring

SAMARINDA – Dalam rangka peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Nasional ke-56 Tahun 2021, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggarakan Pemberian Apresiasi Pendidikan Keaksaraan Tahun 2021. Webinar Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Nasional ke-56 Tahun 2021, dilaksanakan pada tanggal 8 September 2021 dan disiarkan secara langsung melalui sosial media Kemendikbud, TV Edukasi serta youtube PMPK. Dalam Webinar HAI tanggal 8 September 2021 dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, UNESCO, para pelaku pendidikan keaksaraan dan literasi masyarakat.

Pada kesempatan ini, Bapak Jumeri, S.TP, M.Si, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah menyampaikan bahwa urgensi dari peringatan Hari Aksara Internasional adalah penguatan kembali komitmen seluruh anggota UNESCO untuk menuntaskan program pemberantasan buta aksara, seperti tertuang dalam target Sustainable Development Goals (SDGs).

Literasi dasar meliputi enam komponen yaitu, literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi, literasi keuangan serta literasi budaya dan kewarganegaraan. Dengan menguasai keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengimbangi kehidupan abad 21 dan menuju revolusi 4.0.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melakukan sejumlah gerakan literasi secara masif, baik di tingkat pusat maupun daerah. Gerakan itu di antaranya, Gerakan Indonesia Membaca, Gerakan Literasi Sekolah, Gerakan Literasi Keluarga, dan Gerakan Literasi Masyarakat yang secara aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Setelah itu dilanjutkan dengan sesi pembacaan Pemberian Apresiasi Pendidikan Keaksaraan Tahun 2021, diberikan kepada 80 orang dari 9 kategori Apresiasi yang diikuti oleh elemen masyarakat di berbagai penjuru tanah air, dan Ibu Tri Widayati, S.P, M.Pd, Widyaprada Ahli Madya BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu yang terpilih menerima Apresiasi Pendidikan Keaksaraan Tahun 2021 untuk kategori Publikasi Keaksaraan di Media Cetak dan/atau Daring, dimana pemberian Apresiasi ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada wartawan atau masyarakat umum yang tulisannya dipublikasikan di media cetak dan/atau daring dalam bentuk artikel opini dan/atau feature tentang pendidikan keaksaraan di Indonesia.

Hal yang mendasari tulisan publikasi yang disusun oleh Ibu Tri dimana Keberaksaraan menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan di abad 21. Semua dipacu untuk dapat menguasai keterampilan literasi dasar. Untuk itu perlu strategi untuk mencapainya melalui hal-hal yg kontekstual dan berbasis pada budaya lokal. Tingkilan merupakan warisan budaya di Kalimantan Timur yg masih hidup sampai saat ini. Melalui budaya tingkilan ini, keberaksaraan diharapkan akan terbangun secara simultan. Selamat kepada Ibu Tri dan para penerima Apresiasi  Pendidikan Keaksaraan Tahun 2021, semoga menjadi inspirasi dan motivasi kepada masyarakat maupun lembaga agar tergerak mengambil peran serta berkontribusi dalam pemberantasan buta aksara di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur (*tyas_).

CamScanner 07-09-2021 20.59